Ancelotti serta Di Francesco Sebut Terdapat Banyak Penghinaan di Serie A

Carlo Ancelotti serta Eusebio Di Francesco setuju di sepakbola Italia masih terdapat banyak penghinaan. Itulah yang membikin Liga Italia masih tidak dapat kompetitif bersama turnamen lain.

Beberapa hari lalu, Carletto pernah dimintai pendapat soal aksi menempatkan tangan pada telinga yang dikerjakan Jose Mourinho. Buatnya, kasus penghinaan yang diperbuat pendukung bukanlah cuma berlangsung di Juventus. Sepakbola Italia punya sejarah yang negatif tentang itu.

“Di Italia, budaya penghinaan itu merajalela. Itu tidak cuma berlangsung di Turin, namun berlangsung juga di Naples serta Milan,” katanya kala itu dilansir melalui Football-Italia.

Saat mendatangi kegiatan FIGC, Don Carlo mengulangi apa yang dia ucapkan beberapa hari kemarin. Soal paling besar sepakbola Italia ialah kesalahan di dalam memandang satu laga.

“Di sini (Italia), kami masih menganggap sepakbola seperti pertempuran. Di luar negeri Kamu tidak bakal dihina, di Inggris ini tidak mungkin. Di Spanyol, tersedia rivalitas yang hebat antara kesebelasan, namun tidak pernah ada anarkis seperti di sini. Kita dapat memperbaiki diri setingkat lebih banyak di Italia, contohnya membuka kemungkinan buat mengakhiri pertandingan,” lanjutnya.

Pernyataan itu disetujui oleh Di Francesco. Dia sependapat dengan seniornya tentang banyak aksi pelecehan serta penghinaan yang diperbuat pendukung pada pesepakbola serta manajer.

“Aku sepenuhnya sepakat. Aku sudah mengatakan tentang ini pada mahasiswa di salah satu Universitas. Kita mesti bersorak buat bintang-bintang kita, namun bukan buat penghinaan,” katanya pada RAI Sport sebelum kegiatan Panchina d’Oro.

Leave a Reply